Yap! Bulu roma nyaris berdiri, hati mengharu biru melihat gerak lincah teman sebaya kamu menarikan beberapa tali Bali. Ada juga yang berkidung, sambil memainkan alat musik tradisional. Duh, jadi malu deh. Kita masih inget budaya kita sendiri nggak ya?
Tahu dong pemilihan Abang-None Jakarta? Kalau teman-teman kita di Bali, lebih akrab dengan sebutan Teruna-Teruni. Mereka duta wisata Pulau Dewata. So, perekrutannya nggak main-main loh.... Seleksinya dilakukan di sembilan kabupaten. Meliputi tes tertulis, interview, dan praktikum. Bukan soal kepribadian, agama, budaya, bangsa, dan pariwisata saja yang dinilai. Kemampuan kamu menari, menyanyi atau berkidung adat Bali, membuat jejaitan, sampai tata busana adat, diperhatiin juga. Wah, bener-bener ya... mereka yang ikutan harus ngerti banget.
“Kami harus praktek langsung, misalnya tari atau kidung Bali. Nggak semudah yang dibayangin, soalnya kami suka grogi diperhatiin dewan juri. Apalagi kami musti terbiasa seharian mengenakan sepatu berhak tinggi, kebaya, dandan dalam waktu singkat dan melakukan semua tugas dengan cepat. Bener-bener panik deh, tapi seru...” curhatI Putu Andre purna mahendra (Teruna Bali 2007)
Sabtu, 22 Agustus 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar